Wednesday, 28 November 2018

Fase No.9

Pada suatu hari orang-orang ingin mati.
Orang-orang memikirkan cara untuk mati.
Orang-orang terlalu sibuk menanti kematian.
Orang-orang terlalu resah memikirkan kematian.
Orang-orang ingin menghindari kematian.
Orang-orang takut mati.
Orang-orang belum siap untuk mati.
Orang-orang masih ingin hidup.
Orang-orang masih memiliki harapan hidup.
Orang-orang menjalani kehidupan.
Orang-orang memenuhi kebutuhan hidup.
Orang-orang bekerja untuk hidup.
Orang-orang bergelut dengan kehidupan.
Orang-orang hidup di dunia.
Orang-orang bertahan dari dunia.
Orang-orang memikirkan dunia.
Orang-orang lupa siapa dirinya.

Satu, dua, tiga, empat, lima,
enam, tujuh, delapan, sepuluh...
Pada suatu hari, dunia ingin mati.

Saturday, 3 November 2018

Sang Lepas

Waktu kan menyembuhkan,
bagi yang tersakiti,
bagi yang hilang akal dan nurani,
bagi yang tak sadarkan diri,
bagi korban toleransi,
bagi yang tak boleh berargumentasi,
bagi korban samawi,
bagi yang terlelap duniawi,
bagi yang nyaris mati di ambang temali.
Dari moral yang nisbi.
Dari mata belati yang menyelinap lewat
mulut para mengumpat keji.

Manakala Tuhan tak dekat dengan nadi malam ini,
bukan Ia menjauhkan diri. Justru Ia memanggil agar
berserah diri.