Tuesday, 27 March 2018

Segara Dalam Binar

Aku sedang bertanya-tanya, adakah hubungan dekat antara kau dengan lautan? Barangkali menghanyutkan dan dalam, tak bertuan pun tak bertepi. Barangkali pusaran ombak adalah tatapanmu, yang menggulungku berlipat-lipat likasnya.

Bisakah kaugambarkan tatapanmu itu? Aku ingin diseretnya sampai ke titik pusaran; menyiksa diriku dengan rasa penasaran; membunuh gelombangnya yang mencemaskan.

Aku sedang bertanya-tanya, mungkinkah hiu-hiu ada di dalam dirimu? Tetapi jika tak ada, bahkan kau genap menggerogotiku sehingga tiada tersisa lagi dalam diriku keinginan untuk berhenti berlayar. Mata angin telah bersumpah padaku, justru aku mati jika hanya urung.

Dari rentang lenganmu ke ujung lenganmu yang lain adalah dermaga dan samudera yang meliputi luasnya lautan itu sendiri. Siapa menyadarinya? Bintang jatuh di kemudian hari adalah ucapanku agar segera tenggelam padamu, setelah berlayar tak pernah membuat dahaga ini surut.



*F.

3 comments: