Wednesday, 2 August 2017

Pakanira



Adalah aku yang ingin mengubah sesuatu yang orang selalu katakan
Yakni mengganti kata-kata klise yang tak punya padanan
Penyebab orang-orang mundur sebelum melakukan

Ketika bola mata memindai panorama, aku tamasya di beranda ragamu
Meretas paras dengan telusur jariku, menyapu lembut di sepanjang raut
Menyusuri telapak lengan serta merta menjangkau jemari
Tetiba aku berhenti saat kepalamu menelisik pundakku
Dan bibirku yang dibisiki keningmu hendak jatuh jua pada pangkuannya
Sehingga kita lupa dari mana ini bermula

Aku mau semua yang diragukan segera ditanggalkan
Seperti matahari yang menjadi bulan ketika ia menelanjangi tubuhnya
Seperti merah padam di pipi ketika wajah membedah ronanya
Demi apa pun, kebebasan pun akan menopang hal-hal yang menjadi batas
Selayak awan berkelana tanpa jatuh pada daratan
Berporos tanpa mengingkari lintasannya

Seandainya semua sebatas umpama, biar pernyataan nyaris hilang hakikatnya
Merangkum ucapan-ucapan sepanjang hikayat yang belakangan tak lagi tajam
Memenjarakan huruf-huruf yang semestinya hilang dari peradaban
Tetapi terlepas dari terjadi atau tidak, teguhlah pada apa yang kau minta: kecupan


No comments:

Post a Comment