Tuesday, 31 January 2017

31

Enam ribu...

Seribu untuk shampo.
Dua ribu coklat sachet.
Dua ribu bumbu nasi goreng.
Seribu lagi kecap sachet.
Esok hari, belum tentu ada lagi.
Mandi keramas supaya segar.
Menyantap nasi goreng.
Sesudahnya minum coklat panas.

Pekerjaan menumpuk, cuma di benak.
Tinggal sisa satu, bayaran kecil.
Masih ada, belum pasti.
Meja kerja sepi sekali.
Hanya ada botol air.
Juga musik klasik era modern.
Mengalun bersama tanggal tua.

Enam ribu morat-marit.
Tahun depan, belum tentu bertahan.

Sunday, 29 January 2017

Monday, 23 January 2017

Salam Malam

Dan untuk kita yang sedang merasa diadili malam,
jangan pernah mengelaknya dengan angkara.
Murkanya ia adalah biasnya kita.
Gelapnya ia kiasan sisi lain kita.
Dan untuk kita yang merasa ditemui malam,
jangan menolak kedatangannya.
Kedatangannya bukan untuk merenggut pagi.
Ia utusan waktu untuk menaungi lelahnya kita.
Menaungi hasrat di atas pukul 12 lewat.
Ketika kita mulai bercengkrama,
ia membiarkan dirinya milik kita.
Hanya itu yang bisa kusampaikan, sayang.
Salamlah pada malam.