Tuesday, 13 December 2016

Desember Siapa yang Punya

Nggak kerasa. Aslinya. Nggak kerasa 2016 mau udahan lagi aja. Dan, saya nggak mau akhir tahun ini dilewati dengan tanpa melakukan sesuatu yang keren.

Udah lima tahun ke belakang, Desember saya selalu diisi dengan hal-hal yang menyenangkan. Desember 2011 saya, diisi dengan membuat banyak momen perenungan, diiringi dengan tulisan-tulisan kecil. Waktu itu, band lagi on fire, dan sedang semangat bikin beberapa kegiatan bareng anak-anak.

Desember 2012, saya memulai draft naskah pertama saya, setelah ditolak penerbit. Desember itu, saya dapet pencerahan dari hujan-hujan yang turun terus menerus, dan musim dingin yang membuat saya menjadi lebih tegar. Duh, kok bahasanya jadi puitis gini, ya.

Desember 2013, buku pertama saya resmi beredar, dan saya (merasa) jadi penulis. Banyak kegiatan di waktu itu. Promosi, sombong-sombongan, merespons banyak orang yang ngucapin selamat. Rasanya, di tahun itu lebih menyenangkan. Banyak sesuatu nggak terduga datang setelah saya lama bersembunyi dari peradaban.

Desember 2014, saya disibukkan dengan setumpuk pesenan lukisan. Karena, di tahun itu, saya mulai dapet sampingan di mana saya jual lukisan yang orderannya didapet dari adik saya. Ceritanya, adik saya itu ngaku-ngaku bisa ngelukis. Dengan modal satu lukisan yang saya buat, dia umbar-umbar ke temennya. Terus, temen-temennya tertarik gitu, dan akhirnya banyak yang pesen ke dia. Singkat kata, dia udah bikin repot saya. Naskah baru saya sempet ketunda gara-gara orderan itu. Tapi sih, itu Desember yang paling sibuk.

Desember 2015, saya udah nggak nerima orderan lukisan lagi. Saya udah males. Soalnya tiap dapet job, foto yang saya lukis selalu wajah cowok. Itu nggak banget, sumpah. Berjam-jam, saya terus menerus merhatiin foto cowok, setidaknya sampe lukisan saya selesai. Itu yang bikin saya berenti nerima job. Lalu, saya beralih jadi tukang artwork. Saya penjaja artwork untuk brand-brand lokal. Kala Desember datang, job artwork saya mulai numpuk. Ya, meskipun sebagian besar diutangin sih...

Dan sekarang, di Deseber 2016, saya punya projek yang paling menyenangkan. Menurut saya--dan saya yakin--ini akan sangat menyenangkan. Semoga iya. Jadi, di projek ini, saya nggak sendiri ngerjain projek tersebut. Saya melibatkan temen-temen deket saya buat nyelesain projek ini. Detailnya belom bisa saya ceritain. Yang pasti, setelah projek selesai, bakal segera diupdate. Oh ya, projek ini juga yang bikin saya nggak bisa posting blog selama November. Karena memang dari November, saya dan kawan-kawan udah mulai mengembangkan projek ini. Mudah-mudahan kalian penasaran, terus ngedoain projeknya cepet selesai sekaligus sukses. Aamiin.

Desember selalu mempunyai makna yang dalem bagi banyak orang. Begitu pun dengan saya. Jadi, apa yang bakal kalian lakukan dengan Desember?

No comments:

Post a Comment