Wednesday, 26 August 2015

Untuk yang Segera Kembali (Maafkan Telah Lama Pergi)



Maafkan hamba karena telah lancang meninggalkan ini. Bukan karena apa, tapi karena duniawi membuat hamba rajin di dalamnya. Jangan tanya mengapa karena ini terjadi alami. Ada atau pun tidak, kesibukan akan tetap melanda. Suka atau pun tidak, kewajiban tetap harus dijalani. Hamba tak kuasa, hanyalah sebatang dua biji. Jikalau hanya mengejar sempurna jangan harap menjadi pasti. Tak apalah puji dinanti, tak rugilah diri merendah. Oh, kiranya tuan masih berkenan, ijinkan saya kembali. Bukan karena apa, tapi karena pengabdian hamba kepada racauan.

Di suatu tempat, Agustus sekian, abad modern.